Jumat, 20 April 2018

HUBUNGAN AFIRMASI DENGAN BODY LANGUAGE

 
Pernah melakukan afirmasi, meskipun sudah teratur tetapi tidak ada perubahan di dalam kehidupanmu? Coba deh cek Body Lenguage / bahasa tubuhmu. Apakah sudah sesuai dengan afirmasi yang kamu lakukan, atau malah bertentangan.

Maksudnya,
Afirmasi akan bekerja jika disertai tindakan berupa bahasa tubuh yang pas sesuai dengan bentuk maksud afirmasi tersebut.

Contoh :

- Jika kamu adalah orang yang malas, kemudian melakukan afirmasi, dan berharap ingin menjadi lebih rajin. Tetapi bahasa tubuhmu masih malas2an, duduk loyo, jalan loyo, kepala selalu disandarkan di atas meja, ya afirmasimu juga lemah dan gagal. Coba ketika kamu melakukan afirmasi supaya lebih rajin, kemudian kamu dukung dengan bahasa tubuhmu yang pas, untuk menginformasikan kepada pikiran bawah sadarmu kalau dirimu mau berusaha rajin. Kepala lebih tegak, cara jalanpun semangat, ngomong juga semangat, cara dudukpun tegak. Maka afirmasimu juga akan bekerja dengan baik.

- Jika kamu adalah orang yang sedang gelisah, kemudian melakukan afirmasi, dan berharap ingin menjadi lebih tenang. Tetapi bahasa tubuhmu masih gelisah, mondar mandir gak jelas, ngomong gak jelas, ya afirmasimu juga gagal tidak bekerja. Coba kalau kamu dukung dengan bahasa tubuh yang tenang, bisa rileks, maka afirmasimu juga akan bekerja dengan baik.

Begitupula dengan afirmasi dengan tujuan yang lain, dukunglah dengan bahasa tubuhmu yang sesuai, maka afirmasimu akan bekerja dengan baik.

Selamat mempraktekkannya ya...

Sangat Terimakasih

0 komentar:

Posting Komentar