.

.

.

.

.

.

.

.

Artikel

Kamis, 16 Januari 2020

RAHASIA HIDUP PENUH KELEGAAN

Singgih Setya A

Bayangkan ketika anda sedang berjalan menuju sebuah tempat tujuan anda. Kondisinya anda membawa tas yang berisikan rongsokan yang sangat banyak sekali. Apalagi kalau anda gemar mengumpulkan rongsokan yang kemudian anda taruh dan kumpulkan di dalam tas yang sedang anda bawa itu. Kira - kira, apa yang akan anda rasakan dalam proses perjalanan anda tersebut. Pasti anda merasa berat, cepat lelah, kadang bau busuk rongsokan yang menyengat, dan ketidaknyamanan yang lainnya. Perjalananpun akan terganggu, dan langkah anda juga terganggu. 

Kemudian, bagaimana supaya perjalananmu lancar, langkah kakimu terasa ringan, dan kamu bisa menikmati perjalanan dengan penuh riang gembira. Pasti yang kamu lakukan, yaitu mengurangi beban yang ada dipunggungmu, atau membuang keseluruhan isi rongsokan yang ada di dalam tas kamu. Barulah kamu bisa mendapati perjalanan yang enjoy, nyaman, riang, langkah kaki juga ringan, serta cepat sampai.

Coba bayangkan ketika itu terjadi pada ruang fikiran dan batin kamu. Bayangkan, jika ruang fikiran dan batin kamu dipenuhi dengan sampah dan rongsokan yang sudah usang. Kira - kira apa yang terjadi pada dirimu, ya sama saja seperti cerita di atas tadi. Kehidupanmu pasti terasa berat, terasa sulit, dan sulit mencapai tujuan. Kemudian, apa yang seharusnya dilakukan supaya hidupmu terasa lebih ringan, bahagia, dan riang gembira. Mulailah untuk mengurangi atau membuang sampah - sampah fikiran tersebut, rongsokan - rongsokan batin tersebut. Barulah , kamu bisa menikmati dan menjalani hidup dengan tenang, nyaman, damai, dan riang gembira, langkah hidup pun terasa lebih ringan.

Sampah - sampah fikiran dan rongsokan batin itu, bisa berupa rasa cemas berlebih, takut berlebih, khawatir berlebih, kecewa berlebih, dendam, sedih berlebih, rasa bersalah berlebih, dan sulit memaafkan. Dlsb.

Yakin bermanfaat ya teman

Terimakasih
www.solohipnoterapi.com

Sabtu, 11 Januari 2020

TIDAK SELAMANYA EMPATI ITU BAIK, DAN EGOIS ITU BURUK.

Singgih Setya A


Mengatasnamakan Empati Yang Kemudian Terlalu Banyak Ngurusi Urusan Orang Lain, Justru Membuat Urusan Diri Sendiri Terbengkalai.

Ini kisah nyata dari salah satu klien kami, dia dimata keluarga besarnya adalah orang yang sangat baik sekali. Setiap saudaranya butuh bantuannya, ia pasti selalu datang untuk membantunya. Mulai dari jemput ponakannya pulang sekolah, mengantarkan saudaranya ke RS, membelikan kebutuhan sehari hari saudaranya, dlsb. Dan itu, terjadi hampir setiap hari. Meskipun klien kami ini sedang sibuk kerja, tetapi ketika ada salah satu keluarganya yang menghubunginya untuk segera datang, ia langsung datang dan meninggalkan pekerjaannya begitu saja.

Lambat laun waktu berjalan, dan ia hampir tidak menyadarinya jika sikap empati berlebihnya itu, justru semakin membuat hidupnya sendiri terbengkalai. Diumur yang sudah memasuki 42 tahun, ia belum memiliki istri, belum memiliki pekerjaan yang jelas, dan hidupnya hanya untuk mengurusi urusan urusan orang lain tersebut. Meskipun dengan dalih empati, tetapi jika keterlaluan seperti ini, tetap saja hasilnya buruk untuk diri sendiri.

Kemudian hari ini konsultasi dan sekalian untuk terapi kepada kami, di sesi pertama ketika ia menyampaikan semua keluhannya, langsung kami kasih solusinya. Yaitu jika ia ingin merubah kualitas hidupnya lebih baik, dan bisa lebih bahagia, maka harus belajar Egois. Kemudian ia kaget setelah mendengar solusi dari kami tersebut, karena menurutnya egois itu buruk. Tetapi faktanya, memang Egois itu dibutuhkan untuk melatih orang - orang seperti klien kami itu. Dan setelah selesai sesi Hipnoterapinya, akhirnya ia mengikuti solusi dari kami, mulai sekarang ia akan belajar untuk egois.

Dari kisah di atas, bisa kita petik kesimpulan, tidak selamanya empati itu baik, dan egois itu buruk. Ada kadarnya masing - masing untuk melakukannya, terlalu berlebih empati juga bisa buruk dan belajar egois juga bisa baik.

Semoga Bermanfaat.

Terimakasih.
www.solohipnoterapi.com

Selasa, 17 Desember 2019

TENANG DAN DAMAI ADALAH RUMAH SINGGAH DIMANA KITA SELALU KEMBALI DISANA

Singgih Setya A

Dimanapun kita berada, dan kemanapun kita pergi, kita butuh yang namanya tempat singgah. Supaya disetiap perjalanan hidup kita, ada kenyamanan yang menyelimutinya.

Pun demikian dengan beraneka macam tujuan dari perasaan ini, kemanapun perasaan ini pergi jauh, entah pergi ke arah bahagia, pergi ke arah sengsara, pergi ke arah takut, atau pergi ke arah berani, ia juga pasti membutuhkan tempat singgah. Dan tempat singgah itu bernama ketenangan dan kedamaian, supaya disetiap perjalananmu kamu tidak mudah putus asa, karena kamu masih punya tempat singgah yang akan selalu bisa kamu singgahi.

Supaya hidup ini terus berlangsung dengan baik, selalu ingatlah kembali di rumah singgahmu, yaitu kembalilah pada ketenangan.

Boleh sedih, tapi yakinlah itu akan berlalu dan kembalilah tenang.

Boleh bahagia, tapi sadarlah itu akan berlalu dan kembalilah tenang.

Boleh kecewa, tapi yakinlah itu akan berlalu dan kembalilah tenang.

Boleh kagum, tetapi sadarlah itu akan berlalu dan kembalilah tenang.

Selalu ingat kembali ke rumah singgah tenangmu, supaya hidupmu selalu berlangsung dengan baik.

Sangat Terimakasih
www.solohipnoterapi.com